Obat Aborsi Solusi Menggugurkan Kandungan

Obat Aborsi menjadi pilihan terakhir bagi wanita di indonesia untuk cara menggugurkan kandungan tujuanya ingin mengakhiri masa kehamilanya, kebanyakan wanita yang melakukan aborsi benar-benar tidak memahami apa itu obat aborsi secara non medis atau medis dan tidak bisa mengakses informasi yang akurat seputar obat aborsi. Akibatnya, banyak wanita hanya mengandalkan berbagai mitos aborsi.Banyak wanita memilih jalan pintas melakukan aborsi ilegal. Salah satu cara adalah pakai obat aborsi.

Obat Aborsi

Obat Aborsi Solusi Menggugurkan Kandungan

Obat aborsi dijual ilegal (tanpa resep dokter) bukanlah obat yang diracik khusus untuk menggugurkan kandungan. Obat Aborsi seperti misoprostol diproduksi untuk mengobati tukak lambung (maag). Namun, diketahui bahwa obat aborsi ini bisa memicu kontraksi dan meluruhkan dinding rahim. Efek tersebut dapat mengakibatkan gugurnya janin dalam kandungan.

Cara Menggugurkan Kandungan dengan obat misoprostol (misalnya merek Cytotec dan Noprostol) biasanya digunakan saat usia kehamilan di bawah 12 minggu. Dalam beberapa kasus, misoprostol digunakan bersamaan dengan obat mifepristone. Namun, mifepristone cenderung sulit didapatkan dan harganya jauh lebih mahal daripada misoprostol.

Efek Dari Obat Aborsi

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada 2008, sebanyak 5 juta jiwa di seluruh dunia menggugurkan kandungannya di rumah dengan obat aborsi. Keluhan wanita paling banyak ditemukan adalah mual, muntah, kram perut, diare

Ingat: penggunaan obat aborsi selain cytotec tidak menjamin pengguguran kandungan secara sempurna. Jika janin tidak digugurkan dengan sempurna, Anda berisiko mengalami infeksi. Janin juga mungkin tetap tumbuh dengan kecacatan atau kelainan..

Alasan Wanita Hamil Menggugurkan Kandungan

Berbagai Alasan Wanita Hamil Memilih Untuk Menggugurkan Kandungan dibanding melahirkan calon anakya, Kebanyakan wanita hamil lebih memilih meminum obat aborsi. Banyak perempuan yang menjadi ibu hamil di usia yang sangat belia, umumnya sebelum menginjak usia 18 tahun atau lulusan SMA. Mahasiswa yang hamil dan melahirkan juga sangat kecil kemungkinannya untuk menyelesaikan jenjang pendidikan .

Berikut 6 Alasan Wanita Menggugurkan Kehailan

  1. Terlalu banyak anak
    “Wanita berkeinginan untuk aborsi justru sudah menikah karena sudah punya banyak anak. anaknya banyak kita perjuangkan. Kita akan memberikan konseling terlebih dahulu agar si ibu mengerti dan tidak mencoba-coba aborsi tidak aman,
  2. Anak masih kecil
    Wanita menikah juga banyak ingin menggugurkan kandungan karena alasan anak masih kecil. Hal ini biasanya terjadi karena alat kontrasepsi gagal berfungsi sehingga menyebabkan kehamilan tidak diinginkan.
  3. Hamil di umur terlalu tua
    Kehamilan di usia tua sebenarnya dapat membahayakan nyawa si ibu, bahkan kondisi ini turut menyumbang tingginya angka kematian ibu. Terlebih lagi bila ibu usianya sudah tidak muda ingin melakukan aborsi dengan cara yang tidak aman.
  4. Tidak siap jadi ibu
    Hal ini biasanya disebabkan karena kurangnya informasi yang didapatkan oleh remaja. Banyak remaja masih menganggap bahwa melakukan hubungan seksual pertama kali tidak dapat menyebabkan kehamilan. Akhirnya ketika kehamilan tidak diinginkan terjadi, ia tidak siap untuk menjadi ibu.
  5. Masih sekolah
    “Sebenarnya tidak sampai 20 persen. Ada yang alasannya karena masih sekolah, tapi tidak terlalu banyak dibandingkan dengan wanita menikah yang karena kegagalan konstrasepsi,
  6. Mementingkan karir
    Terkadang karir juga menjadi alasan wanita untuk cara menggugurkan kandungan. Meski jumlahnya tidak terlalu banyak, tetapi alasan terikat kontrak kerja, tidak ingin disibukkan dengan anak atau ingin meraih karir yang tinggi juga menjadi alasan wanita melakukan aborsi.
alasan wanita menggugurkan kandungan

Kandungan Cytotec Sebagai ( Obat Aborsi )

Pil Mysoprostol Salah Satu obat aborsi yang masuk daftar ( WHO ) obat aborsi dapat digunakan secara mandiri oleh para wanita hamil. Metode aborsi menggunakan misoprostol terbukti cukup aman dan efektif. Tingkat keberhasilannya 90-99% jika dilakukan dalam 9 minggu pertama kehamilan. Metode ini jauh lebih aman dibandingkan dengan kebanyakan.

Obat aborsi ini dapat menyebabkan kontraksi pada rahim dan dapat digunakan sebagai berikut:

  • Pengguguran cadangan secara aman
  • Membersihkan sisa-sisa keguguran
  • Mencegah dan mengobati pendarahan setelah melahirkan
  • Induksi kelahiran

Seperti yang sudah disebutkan di atas, cara menggugurkan kandungan dengan tujuan untuk mengakhiri kehamilan yang tidak diinginkan adalah hal ilegal. Melakukan aborsi sendiri dapat membawa berbagai masalah kesehatan. Obat Penggugur Kandungan ini sebenarnya tidak akan berdampak buruk jika dilakukan dengan benar dan dengan pendampingan keluarga, teman. Jadi, pertimbangkan secara matang dan selalu konsultasi dengan kami sebelum memutuskan melakukan prosedur ini.

Cara Menggugurkan Kandungan Dengan Prosedur Non Medis
  1. Obat Penggugur Kandungan

Cara menggugurkan kandungan biasanya menjadi pilihan utama apabila kehamilan masih berada di usia 12 minggu pertama kehamilan. Jika digunakan dengan dosis tepat, metode ini dapat bekerja secara efektif hingga 99 persen.

Obat Aborsi sering di gunakan untuk menggugurkan kandungan adalah mifepristone (Korlym) dan misoprostol (Cytotec). Kedua obat ini bekerja dengan cara menghambat kerja hormon progesteron, yaitu hormon yang dibutuhkan embrio untuk tumbuh dan berkembang. Obat ini juga akan memicu kontraksi rahim dan mendorong jaringan embrio keluar.

Ikutilah intruksi cara pakai yang kami berikan. Segera hubungi kami jika Anda mengalami perdarahan parah, yang mengharuskan Anda mengganti lebih dari dua pembalut dalam satu jam. Selain itu, segera hubungi kani jika Anda juga mengalami demam atau gejala mirip flu selama lebih dari satu hari.

Informasi Penting bahwa tidak semua ibu hamil boleh melakukan metode menggugurkan kandungan ini untuk mengakhiri kehamilannya. Terutama jika:

  • Anda memiliki alergi terhadap obat tersebut
  • Anda mengalami kehamilan di luar rahim (kehamilan ektopik)
  • Anda memiliki gangguan pendarahan atau sedang mengonsumsi obat pengencer darah
  • Anda memiliki penyakit hati, ginjal, atau paru-paru
  • Anda sedang menggunakan KB spiral/IUD
  • Anda telah minum obat kortikosteroid untuk waktu yang lama

Terima Kasih Telah Membaca Artikel Kami Tentang Obat Aborsi